Sumber Informasi Wisata Indonesia

Selamat Datang di Piknikyu.com Sumber Informasi Wisata Indonesia dan Panduan Lengkap Pariwisata

piknikyu
piknikyu
piknikyu
piknikyu
Home / PiknikVendor!!! Wisata

Wisata

Bandung

Asyiknya Menyelam Di Perairan Bali

Date : 03-Apr-2010 ι Print Print

JAKARTA – Siapa yang tak kenal Pulau Bali. Pulau dewata dengan sejuta cerita keindahan alam dan keramahan penduduknya. Sebagai salah satu pulau terindah di Indonesia, Bali punya daya tarik tersendiri bagi para turis yang datang. Salah satunya adalah perjalanan bawah air yang seru dan misterius. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk pergi menyelam di sana, pikirkan dahulu berapa banyak waktu yang anda punya dan berapa banyak tempat yang akan anda kunjungi.

Kebanyakan turis di Bali tinggal menginap di daerah selatan, seperti di pantai Kuta, Nusa Dua atau di pantai Sanur. Jika kebetulan juga anda berkesempatan menginap di daerah tersebut, ada juga daerah penyelaman yang dekat-dekat tempat tersebut. Seperti di Tanjung Benoa, yang dapat dijadikan sebagai tempat pemanasan sebelum mencoba dive site lain di Bali.

Bagi para penyelam yang benar-benar serius, kalau ingin puas maka carilah daerah penginapan yang dekat dengan daerah-daerah penyelaman favorit di sana. Seperti di Candi Dasa, Tulamben atau di Pemuteran. Tapi perlu diketahui tak satu pun dive center di sana yang memiliki restoran, penginapan dan toko sebaik di Kuta atau daerah lain di bagian selatan Bali.

Ada lima daerah besar yang sering dikunjungi penyelam di Bali. Nusa Dua dan Sanur, Nusa Penida, Padang Bai dan Candi Dasa, Cemeluk dan Tulamben, serta Pemuteran dan Menjangan. Masing-masing area memiliki karakteristik tersendiri. Dari penyelam setengah berpengalaman hingga penyelam tingkat mahir bisa mencoba di sini. Di beberapa daerah penyelaman kita bisa juga merencanakan penyelaman untuk sekadar menambah pengalaman.

Rata-rata kecepatan arus di sana berkisar antara 2-2,5 knots tidak akan mengganggu penyelam yang berpengalaman, tapi buat penyelam yang belum banyak pengalaman di daerah berarus, bila kekuatan arus mencapai 0,5 knots saja sudah harus diwaspadai.

Kita juga bisa menemukan beberapa bagian kecil daerah berkarang di Bali yang berada di bawah batas aman penyelaman. Menyelam di Bali sebaiknya hanya berada di kedalaman sampai 40 meter saja.

Bila kita menyempatkan menyelam di Nusa Dua dan Sanur jangan terlalu banyak berharap dapat melihat terumbu karang yang bagus. Susunan terumbu karang di sana tidak begitu baik untuk dilihat, dibanding bagian Bali yang lain. Tapi bila kita ingin melihat ikan, daerah penyelaman Nusa Dua dan Sanur ini tidaklah terlalu mengecewakan. Daerah ini juga mempunyai dasar laut yang tiba-tiba patah (drop-offs). Tapi tenang saja, daerah jurang ini hanya berkedalaman 15 meter saja.

Lain lagi di Nusa Penida. Daerah penyelaman di sini berada dekat dengan Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan. Arus teramat keras di sini, perlu trik-trik khusus untuk para penyelam yang belum berpengalaman. Daerah ini juga memiliki palung yang dalam. Memiliki juga susunan terumbu karang dan ikan-ikan yang menakjubkan. Tapi harap berhati-hati dan kenakan selalu wetsuit Anda di sini, karena air bisa tiba-tiba dingin karena suhu yang berubah-ubah.

Tempat ketiga yang biasa didatangi turis untuk menyelam adalah Candi Dasa dan Padang Bai. Tapi sayang daerah penyelaman yang dekat dengan Amuk Bay ini terlalu rendah dasarnya. Penglihatan dalam air juga bisa kadang-kadang buram sekali. Biasanya para penyelam yang datang ke sini, pergi ke kepulauan yang berada di depan Candi Dasa, yaitu Kepulauan Tepekung, Gili Mimpang dan Gili Likuan. Ketiga pulau ini menjanjikan pemandangan bawah laut yang sangat mengesankan, dengan variasi ikan-ikan yang berkeliaran. Juga banyak jenis ikan besar di sini. Temperatur bawah lautnya kadang-kadang rendah sekali, dengan menggunakan wetsuit setebal 3 mm rasanya cocok untuk tetap bisa mempertahankan panas tubuh kita. Arus di sana bisa kadang-kadang kuat sekali dan tidak terduga.

Sedangkan Cemeluk dan Tulamben adalah areal penyelaman yang memiliki dinding karang terbaik dan banyak ikan dari berbagai jenis. Selain itu yang menarik juga ada situs penyelaman kapal tenggelam (wreck dive) di sana. Dengan arus yang tidak terlalu kuat, membuat kita bisa mengambil foto kapal tenggelam tersebut dengan sepuasnya.

Yang terakhir adalah Pemuteran dan Pulau Menjangan. Pemuteran menawarkan banyaknya jenis-jenis terumbu karang. Dan berada tak jauh dari tempat perahu berlabuh. Sedangkan Pulau Menjangan biasanya hanya ditawarkan pada penyelam yang berpengalaman. Dengan dinding Palung yang menakjubkan dan air yang teramat jernih (bisa sampai 50 meter melihat ke depan). Juga ada kapal tenggelam di kedalaman 40 meter dan kebun terumbu karang di kedalaman 5-7 meter.

Jadi bila kita merencanakan beberapa penyelaman di Bali, disarankan menghubungi salah satu dari beberapa penyelenggara wisata penyelaman di sana. Mereka juga bisa menolong kita untuk memesan kamar hotel dengan biaya yang kita mampu, dan juga membantu merencanakan program menyelam yang sesuai dengan keinginan dan pengalaman kita.

Para penyelenggara wisata penyelaman ini biasanya juga memasukkan seluruh biaya penyewaan alat. Termasuk tanks dan pemberat, guide dan makan siang. Jika kita membutuhkan peralatan yang lain seperti BC dan regulator, lebih baik di check kembali untuk memastikan kebaikan kondisi alat. Juga sebuah ide yang baik bila kita menyempatkan men-check segala peralatan tersebut sebelum kita menyelam keesokan harinya.

Masalah penginapan juga kadang-kadang bisa menjengkelkan bila kita tidak mengerti selahnya. Di Candi Dasa, yang berada di daerah Karang Asem Lama, adalah tempat terbaik untuk menyelam di Bali. Sebab dari situ daerah Cemeluk dan Tulamben hanya beberapa jam berkendaraan.

Kalau kita ingin ke Pulau Tepekung dan Mimpang ada tepat di pinggir pantai di depan kita. Daerah penyelaman Padang Bai hanya tinggal menyeberang saja. Dan bila kita ingin ke Nusa Penida hanya memerlukan sedikit perjalanan berperahu. Hanya Pulau Menjangan, yang berada jauh di bagian barat Bali yang agak sulit di jangkau dari sini.

Di Candi Dasa biasanya bila sedang ramai-ramainya bisa menjadi kota kecil yang teramat sibuk. Akan tumbuh menjamur beberapa rumah penginapan dan restoran.

Sedikit pengetahuan juga, bila kita ingin menyelam ke situs kapal tenggelam di Tulamben, disarankan menginap di Tulamben saja. Tapi siapkan juga alat menginap karena kadang kita dihadapkan pada kondisi seluruh penginapan yang penuh dan kita harus menginap di luar. Biasanya bulan ramai pengunjung di sana adalah mulai Juli hingga Agustus. Atau pada hari Natal dan Tahun baru.

Dan jika kita ingin menyelam di Pulau Menjangan, lebih baik tinggal di Pemuteran. Dengan hanya mengendarai mobil sedikit kita akan menemui beberapa rumah penginapan yang nyaman di sana.

Sumber : sinarharapan.co.id (str/sulung prasetyo/dari berbagai sumber)


Tags : Alam  

Bookmark and Share Backlink Lists | Free Backlinks

Piknikyu Member
Wisata Budaya Jakarta (Jakarta)
25-Jan-2013
Kuliner Jakarta (Jakarta Selatan)
03-Nov-2011
Wisata Budaya Jakarta (Jakarta Timur)
21-Oct-2011